Friday, 16 October 2009

KEKAYAAN ALAM DAN KEMAKMURAN RAKYAT

Oleh Jajang Suryana


Bismillahirrahmaanirrahiim,
Segala bentuk kerja keras menjadi tuntutan, agar manusia bisa memosisikan dirinya sebagai mahluk yang paling mulia. Melalui kerja keras seseorang bisa meraih tujuan hidupnya. Bahkan, di dalam Alqur-an --isi ayatnya sudah sangat populer karena telah menjadi bahan teori awal tentang keharusan kerja-- Allah memastikan bahwa "Allah tidak akan mengubah kondisi suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang berusaha memperbaiki kondisinya"   


Energi kita, kekayaan milik bangsa kita, begitu berlimpah. Alam Indonesia yang "hijau royo-royo" adalah anugerah Allah kepada bangsa Indonesia. Anugerah tersebut harus dipelihara dan dimanfaatkan agar mendatangkan maslahat yang banyak bagi sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia. Kesadaran tentang hal itu telah melahirkan fondasi pikir dan tindakan yang kuat bagi para pendiri negara ini. Oleh karena itu, di dalam undang undang dasar negara, termaktub dalam pasal 33 ayat (1), (2) dan (3) Undang-undang Dasar 1945, bahwa "Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung dalam bumi adalah pokok-pokok kemakmuran rakyat. Sebab itu harus dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat".


Salah satu jenis kekayaan negara yang telah diolah, bahkan dieksploitasi, adalah barang tambang. Barang tambang ini, bisa dikategorikan sebagai "harta Qarun", harta temuan yang tidak bisa didapatkan di sembarang tempat. Hanya Allah saja  yang memiliki hak prerogatif dalam menetapkan keberadaannya. Satu jenis barang tambang yang cukup menjanjikan kekayaan bagi negara yang memilikinya adalah minyak bumi. Di bawah ini adalah kutipan dari Wikipedia bahasa Indonesia, yang menginformasikan tentang keberadaan dan kuantitas salah satu jenis barang tambang tadi. 




Berikut adalah daftar ladang minyak. Jumlah cadangan minyak yang tertera dinyatakan dalam satuan barrel.

Daftar isi

 [sembunyikan]



  1. RantauAceh
  2. Lepas pantai Langsa, Aceh
  3. DuriRiau
  4. Dumai, Riau
  5. Minas, Riau (~10 milyar, gabungan dari ladang minyak Duri, Dumai, dan Minas)
  6. Kotabatak, Riau
  7. Bekasap, Riau
  8. Zamrud, Riau
  9. Petani, Riau
  10. Ampuh, Riau
  11. Petapahan, Riau
  12. Pedada, Riau
  13. Balam, Riau
  14. Bangko, Riau
  15. Tg. JabungJambi (berpotensi memiliki jutaan)
  16. Ramba, Sumatra Selatan
  17. Suban, Sumatra Selatan

[sunting]Jawa dan Bali

  1. Lepas pantai sebelah utara Jawa Barat
  2. Tambun,Bekasi, Jawa Barat (13 juta)
  3. Cilamaya, Karawang, Jawa Barat
  4. Subang, Jawa Barat
  5. Jatibarang,Jawa barat
  6. Lepas pantai Laut Jawa, Jawa barat
  7. Lepas pantai Kepulauan SeribuJakarta
  8. CepuJawa Tengah (600 juta – 1,4 miliar barel)

[sunting]KalimantanSulawesiMaluku, dan Papua

  1. BadakKalimantan Timur
  2. Delta Mahakam, Kalimantan Timur
  3. Lepas pantai Selat Makasar
  4. BanggaiSulawesi Tengah (20 juta)
  5. Donggi, Sulawesi Tengah (70 juta)
  6. Tiaka, Sulawesi Tengah (110 juta)
  7. Salawati, Papua (83 juta)


Masih dari Wikipedia bahasa Indonesia, informasi tentang sejumlah negara yang telah mampu mengelola kekayaan alam anugerah Allah tersebut.

Negara penghasil minyak bumi terbesar

(Diurutkan berdasar jumlah produksi tahun 2006) dan total produksi1nya dalam juta barrel  per hari
  1. Flag of Saudi Arabia.svg Arab Saudi - 10,665
  2. Flag of Russia.svg Rusia - 9,667
  3. Flag of the United States.svg Amerika Serikat2 - 8,331
  4. Flag of Iran.svg Iran - 4,148
  5. Flag of the People's Republic of China.svg Republik Rakyat Cina - 3,858
  6. Flag of Mexico.svg Meksiko - 3,707
  7. Flag of Canada.svg Kanada - 3,288
  8. Flag of the United Arab Emirates.svg Uni Emirat Arab - 3,0
  9. Flag of Venezuela.svg Venezuela - 2,803
  10. Flag of Norway.svg Norwegia - 2,786
  11. Flag of Kuwait.svg Kuwait - 2,675
  12. Flag of Nigeria.svg Nigeria - 2,443
  13. Flag of Brazil.svg Brasil - 2,166
  14. Flag of Algeria.svg Aljazair - 2,122
  15. Flag of Iraq.svg Irak - 2,008



(Diurutkan berdasar jumlah yang diekspor di 2006) dan total ekspor dalam juta barrel per hari


Catatan:
1 Total produksi termasuk minyak mentah, gas alam, kondesat dan cairan lainnya.
2 Flag of the United States.svg Amerika Serikat mengkonsumsi seluruh minyak yang diproduksinya.
3 Yang dicetak tebal adalah negara-negara anggota OPEC.
Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia berdasarkan Statistika Energi dari pemerintah AS


Lalu, muncul pertanyaan, siapakah yang mengelola kekayaan alam berupa minyak bumi milik masyarakat Indonesia? Apa fungsi dan peran Pertamina sebagai perusahaan pengelolaan minyak milik negara? Apa yang bisa dirasakan oleh masyarakat sebagai pemilik syah semua kekayaan negara tersebut?


Jawaban lengkapnya bisa digali dalam http://www.pertamina.com dan pertaminablogcontest.com

Sumber acuan
Alqur-an
UUD 1945
Wikipedia bahasa Indonesia

No comments: